Minggu, 17 April 2016

Trend Muslimah

Abu Hamid ibn Muhammad ibn Muhammad al-Tusi al-Shafi'i al Ghazali (atau al-Ghazzali) yang dilahirkan di 450/1058, dalam Tus (berada di hari-Iran).

Описание: Неизвестный объектHe belajar di bawah teolog besar dan jurist Imam al-Haramayn al-Juwayni (478/1085) dan menghasilkan beberapa teks pada hukum Islam dan teologi. Pada usia 34 dia diterima sebagai rektor dan profesor dari Nizamiyya College di Baghdad.

Trend Fasion Wanita Muslim

Ia tetap sibuk mengajar, Menolak tudingan Against Heresies, dan menjawab pertanyaan dari semua segmen masyarakat.

Selama periode ini ia menghasilkan dirayakan bekerja tujuan-tujuan Filsuf (maqasid al-Falasifa), diikuti oleh kekacauan Filsuf (Tahafut al-Falasifa), di mana ia sangat ditantang filosofi bergerak. Setelahnya, menghadapi krisis spiritual pribadi,

Imam Ghazali secara tiba-tiba ke kiri kedudukannya dan menghabiskan waktu sepuluh tahun di dalam atau di antara kota-kota Damsyik, Makka, Madina, dan Yerusalem.

Selama masa ini, ia menulis tertumpah maninya Revivification dari Ilmu Pengetahuan Agama (Ihya' 'Ulum al-Din), sebuah grand bekerja dari buku empat puluh menjabarkan signifikans dan hikmat yang mendasari praktik-praktik Islam. Pada titik ini, Imam Ghazali kembali untuk mengajar di Nishapur dan akhirnya dalam kelahirannya tempat Tus, meninggalkan warisan dari karya yang disintesis yurisprudensi, filsafat, teologi, dan sufisme.

Imam Ghazali mati di dalam Tus 505/1111 dan dalam waktu singkat ini dikenali sebagai reviver (mujaddid) abad, dirayakan selama-lamanya sejak di kalangan umat Muslim sebagai bukti Islam (Hujjat al-Islam).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar